Search
Ngaji Alam Belajar Bumi dari Islam
Buku ini menyoroti fenomena bencana alam di Indonesia bukan sekadar sebagai peristiwa alam, melainkan dampak kompleks dari hubungan manusia dengan lingkungannya. Bencana dipandang sebagai konsekuensi interaksi faktor alam, perilaku sosial, serta minimnya kesadaran moral manusia dalam menjalankan perannya sebagai khalifah di bumi. Melalui kajian empiris dan teoretis, buku ini menguraikan konsep manusia sebagai khalifah serta tanggung jawab ekologis yang melekat dalam pengelolaan alam semesta.
Pembahasan dalam buku ini menggunakan pendekatan integratif yang memadukan sains, ilmu sosial, dan teologi Islam. Analisis penyebab bencana disajikan secara interdisipliner dengan menempatkan bencana sebagai hasil interaksi kondisi alam dan tindakan manusia. Buku ini dilengkapi dengan contoh nyata bencana di Indonesia untuk menggambarkan bagaimana ketidakseimbangan ekologis dan sosial memicu kerentanan bencana.
Lebih lanjut, buku ini mengulas dampak bencana di berbagai sektor—lingkungan, sosial, ekonomi, dan psikologis. Dampak tersebut dianalisis tidak hanya secara ilmiah, tetapi juga melalui perspektif Islam yang menekankan nilai kesabaran, kepedulian sosial, dan tanggung jawab kolektif. Dengan merujuk pada dalil Al-Qur’an dan Hadis, pembahasan diperkaya dengan konsep rahmatan lil ‘alamin serta etika lingkungan Islam sebagai landasan moral dalam merespons bencana.
Pada bagian akhir, buku ini menawarkan solusi berbasis ajaran Islam terkait pelestarian lingkungan dan pengurangan risiko bencana. Berbagai praktik konkret diuraikan sebagai bentuk aktualisasi iman dalam kehidupan sehari-hari. Secara keseluruhan, buku ini hadir sebagai referensi komprehensif dan aplikatif bagi pendidik, mahasiswa, peneliti, tokoh agama, serta masyarakat umum untuk membangun kesadaran ekologis berkelanjutan yang berlandaskan nilai-nilai Islam.