Kiai, Pesantren, dan Kuasa Pendidikan: Menguak Peran Kiai Dalam Kebijakan Pendidikan

Authors

Dr. Moh. Ismail, S.Pd.I., M.Pd.I.
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml

Keywords:

Kiai, Pesantren, Kuasa Pendidikan

Synopsis

Buku "Kiai, Pesantren, dan Kuasa Pendidikan: Menguak Peran Kiai dalam Kebijakan Pendidikan" mengkaji secara mendalam posisi strategis kiai dalam sistem pendidikan Indonesia, khususnya dalam konteks pesantren dan kebijakan pendidikan nasional. Kiai tidak hanya dipahami sebagai figur spiritual dan pengasuh pesantren, tetapi juga sebagai aktor sosial yang memiliki pengaruh signifikan dalam pembentukan, implementasi, dan dinamika kebijakan pendidikan. Melalui pendekatan sosiologis dan pendidikan, buku ini menyoroti bagaimana otoritas kiai terbentuk dari kombinasi antara modal keilmuan agama, kharisma personal, serta jaringan sosial yang luas di tengah masyarakat. Lebih jauh, buku ini mengurai relasi kompleks antara pesantren dan negara dalam kerangka kebijakan pendidikan. Di satu sisi, negara hadir dengan berbagai regulasi dan standardisasi pendidikan yang bersifat formal dan birokratis. Di sisi lain, pesantren memiliki sistem nilai, tradisi, dan otoritas kultural yang khas dan tidak selalu mudah diseragamkan. Dalam ketegangan sekaligus dialog inilah kiai memainkan peran penting sebagai mediator yang mampu menegosiasikan kepentingan tradisi pesantren dengan tuntutan modernisasi pendidikan. Buku ini juga menyoroti konsep "kuasa" dalam perspektif pendidikan, di mana kiai dipahami sebagai pemilik kekuatan simbolik yang mampu memengaruhi arah kebijakan pendidikan, baik di tingkat lokal maupun nasional. Kuasa tersebut tidak selalu berbentuk struktural, tetapi bekerja melalui legitimasi sosial, moral, dan keagamaan yang mengakar kuat di masyarakat. Dengan demikian, pesantren tidak hanya menjadi lembaga pendidikan, tetapi juga ruang produksi nilai dan kekuasaan yang berkontribusi terhadap pembentukan sistem pendidikan Indonesia. Selain itu, buku ini menggambarkan bagaimana pesantren menghadapi tantangan modernisasi, globalisasi, dan perubahan kebijakan pendidikan yang semakin kompleks. Kiai dituntut untuk mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa kehilangan identitas keulamaan dan tradisi pesantren. Dari sinilah terlihat bahwa peran kiai sangat dinamis, tidak hanya sebagai penjaga tradisi, tetapi juga sebagai agen perubahan dalam dunia pendidikan. Secara keseluruhan, buku ini memberikan kontribusi penting dalam memahami hubungan antara agama, pendidikan, dan kekuasaan di Indonesia. Karya ini diharapkan menjadi referensi akademik yang bermanfaat bagi peneliti, mahasiswa, praktisi pendidikan, serta para pengambil kebijakan dalam merumuskan sistem pendidikan yang lebih inklusif, kontekstual, dan berkeadilan.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biography

Dr. Moh. Ismail, S.Pd.I., M.Pd.I., Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya

Dr. Moh. Ismail, S.Pd.I., M.Pd.I. lahir di Sumenep pada 03 Juni 1987, tumbuh dalam lingkungan keluarga yang religius dan menjunjung tinggi nilai-nilai keislaman. Sejak kecil, ia telah diperkenalkan dengan tradisi keilmuan pesantren yang membentuk karakter, etika, dan orientasi hidupnya. Ayahnya, K. Ibrahim Hamza As-Sanusi, dan ibunya, Suhartini, menjadi figur penting yang menanamkan semangat belajar serta komitmen terhadap pendidikan agama. Lingkungan keluarga yang sederhana namun sarat nilai spiritual ini menjadi fondasi awal bagi perjalanan intelektual dan akademiknya di kemudian hari.

Masa kecil Moh. Ismail dihabiskan di kampung halamannya di Manding, Aenganyar, Giligenting, Sumenep. Ia tumbuh bersama saudara-saudaranya, Siti Zhulaicha, Maulana Ishaq, dan Achmad Ya'qub, dalam suasana kekeluargaan yang hangat dan religius. Kehidupan di daerah kepulauan dengan keterbatasan akses pendidikan justru memupuk semangatnya untuk terus belajar dan berkembang. Sejak dini, ia telah menunjukkan ketekunan dan kedisiplinan yang kelak menjadi ciri khas dalam perjalanan akademiknya.

Pendidikan formalnya dimulai di SDN Aenganyar Giligenting Sumenep pada tahun 1993 hingga 1999. Pada jenjang ini, ia mulai menunjukkan ketertarikan terhadap ilmu pengetahuan, khususnya dalam bidang keagamaan. Setelah itu, ia melanjutkan pendidikan ke SLTPN 1 Giligenting Sumenep pada tahun 1999 hingga 2002. Masa ini menjadi fase penting dalam pembentukan kepribadian remaja yang mulai mengembangkan minat terhadap dunia pendidikan Islam secara lebih serius.

Setelah menyelesaikan pendidikan menengah pertama, Moh. Ismail melanjutkan ke MAN Sumenep pada tahun 2004 hingga 2007. Di lembaga ini, ia semakin mendalami ilmu-ilmu keislaman sekaligus memperkuat kemampuan akademiknya. Lingkungan madrasah yang religius dan kompetitif memberikan ruang bagi dirinya untuk berkembang secara intelektual maupun spiritual. Di masa ini pula, ia mulai menunjukkan minat yang kuat terhadap dunia pendidikan sebagai bidang yang akan digelutinya di masa depan.

Di samping pendidikan formal, Moh. Ismail juga menempuh pendidikan nonformal di berbagai pesantren. Ia pernah nyantri di Pondok Pesantren Al-Hasan Giligenting pada tahun 2002-2004, yang menjadi awal pendalaman ilmu agama secara tradisional. Pengalaman ini memperkaya wawasan keagamaannya serta membentuk kedisiplinan hidup ala pesantren. Tradisi belajar kitab kuning dan kehidupan sederhana menjadi bagian penting dalam pembentukan karakter dirinya.

Selanjutnya, ia melanjutkan pendidikan pesantren di Pondok Pesantren Al-Akhsan Pasar Sore Loteng Sumenep pada tahun 2004-2007. Di pesantren ini, ia semakin matang dalam memahami khazanah keilmuan Islam klasik. Interaksi dengan para kiai dan sesama santri membentuk kepekaan sosial serta kemampuan berdialog dalam kerangka keilmuan. Pengalaman ini menjadi bekal penting dalam mengintegrasikan tradisi pesantren dengan dunia akademik modern.

Perjalanan intelektualnya berlanjut di Pesantren Luhur Al-Husna Jemur Wonosari Surabaya pada tahun 2007 hingga 2017. Di pesantren ini, ia tidak hanya memperdalam ilmu agama, tetapi juga mengembangkan wawasan keilmuan yang lebih luas. Lingkungan akademik Surabaya yang dinamis memberikan kesempatan baginya untuk berinteraksi dengan berbagai pemikiran dan tradisi intelektual yang beragam. Hal ini semakin memperkaya perspektifnya dalam memahami pendidikan Islam.

Pada tahun 2007, Moh. Ismail melanjutkan pendidikan tinggi di IAIN Sunan Ampel Surabaya pada program studi Pendidikan Agama Islam. Selama menempuh pendidikan S-1 (2007-2011), ia aktif dalam berbagai kegiatan akademik dan organisasi. Ketekunan dan semangat belajarnya membuahkan hasil dengan menyelesaikan studi tepat waktu. Masa ini menjadi awal dari perjalanan akademiknya yang lebih serius dalam bidang pendidikan Islam.

Tidak berhenti di jenjang sarjana, ia melanjutkan studi S-2 di UIN Sunan Ampel Surabaya pada program yang sama, yaitu Pendidikan Agama Islam (2012-2014). Pada jenjang ini, ia mulai mengembangkan minat penelitian dan kajian ilmiah, khususnya dalam bidang pendidikan Islam dan dinamika sosial keagamaan. Kemampuannya dalam analisis akademik semakin terasah melalui berbagai tugas dan penelitian yang dilakukannya.

Komitmennya terhadap dunia akademik terus berlanjut dengan melanjutkan studi S-3 di UIN Sunan Ampel Surabaya pada tahun 2014 hingga 2017. Pada jenjang doktoral ini, ia semakin memperdalam kajian pendidikan Islam dengan pendekatan yang lebih kritis dan komprehensif. Pengalaman akademik ini memperkuat kapasitasnya sebagai seorang peneliti dan akademisi yang memiliki kepedulian terhadap pengembangan pendidikan Islam di Indonesia, khususnya di lingkungan pesantren.

Selain aktif dalam dunia akademik, Moh. Ismail juga memiliki pengalaman organisasi yang cukup luas. Ia pernah menjadi pengurus HMJ PAI Fakultas Tarbiyah IAIN Sunan Ampel pada tahun 2008-2009. Keterlibatannya dalam organisasi ini menjadi sarana untuk mengasah kemampuan kepemimpinan dan manajerial. Ia belajar bagaimana mengelola program kerja serta membangun komunikasi yang efektif dengan berbagai pihak.

Selanjutnya, ia juga aktif di Dewan Mahasiswa (DEMA) IAIN Sunan Ampel pada tahun 2009-2010 serta Senat Mahasiswa (SEMA) Fakultas Tarbiyah pada tahun 2010-2011. Dalam organisasi ini, ia terlibat dalam berbagai kegiatan kemahasiswaan yang bersifat akademik maupun sosial. Pengalaman ini memberikan wawasan yang luas tentang dinamika organisasi serta pentingnya peran mahasiswa dalam pengembangan institusi pendidikan.

Keterlibatannya dalam organisasi kemahasiswaan juga ditunjukkan dengan perannya sebagai Ketua OSCAAR DEMA IAIN Sunan Ampel pada tahun 2009-2010. Posisi ini menuntut kemampuan kepemimpinan yang kuat serta tanggung jawab dalam mengelola berbagai kegiatan mahasiswa baru. Ia berhasil menjalankan peran tersebut dengan baik, sekaligus memperluas jaringan dan relasi di kalangan mahasiswa dan akademisi.

Selain itu, Moh. Ismail juga aktif dalam organisasi kemasyarakatan, yaitu Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Ia pernah menjadi pengurus Komisariat PMII cabang Surabaya Selatan (2009-2010) dan Pengurus Cabang PMII Surabaya Selatan (2010-2011). Pengalaman ini memperkaya perspektifnya dalam memahami dinamika sosial dan keagamaan di masyarakat, sekaligus memperkuat komitmennya terhadap nilai-nilai keislaman dan kebangsaan.

Terakhir, ia juga terlibat dalam Pusat Pengembangan Intelektual (P2I) Pascasarjana IAIN Sunan Ampel pada tahun 2012-2013. Keterlibatan ini menunjukkan konsistensinya dalam mengembangkan kapasitas intelektual serta berkontribusi dalam dunia akademik. Dengan latar belakang pendidikan yang kuat, pengalaman pesantren yang mendalam, serta keterlibatan organisasi yang luas, Moh. Ismail hadir sebagai sosok akademisi yang berkomitmen dalam pengembangan pendidikan Islam yang integratif dan berkelanjutan

References

Afan, Gaffar, Politik Indonesia, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Al-Kailani, Majid Irsan, Tatawwur Mafhum al-Nazariyyat al-Tarbawiyyah, Beirut: Dar Ibn Kathir, 1985.

Anderson, James E, Public Policy Making, New York: Holt, Rinehart and Winston, 1984.

Arif, Mahmud, Pendidikan Islam Transformatif, Yogyakarta: LKIS, 2008.

Arikunto, Suharsimi, Prosedur Penelitian, Jakarta: Rineka Cipta, 2006.

Arsal, Thriwaty, Partisipasi Politik Elit Agama Islam di Kota Magelang, Magelang: FIS Unnes, 2004.

Assegaf, Abd. Rahman, Internasionalisasi Pendidikan; Sketsa Perbandingan Pendidikan di Negara-Negara Islam dan Barat, Yogyakarta: Gama Media, 2003.

Azra, Azyumardi, Pendidikan Islam; Tradisi dan Modernisasi Menuju Milenium Baru, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.

Badaruddin, Kemas, Filsafat Pendidikan Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.

Bakar, Abu dan Surohim, Fungsi Ganda Lembaga Pendidikan Islam: Respon Kreatif terhadap Undang-Undang SISDIKNAS, Yogyakarta: Safiria Insani Pres, 2005.

Barry, Troyna dan, David Halpin, Researching Education Policy: Ethical and Methodological Issues, London: The Falmer Press, 1994.

Bawani, Imam, Tradisionalisme dalam Pendidikan Islam, Surabaya: Al-Ikhlas, 1993.

Bisri, M. Cholil, Ketika Nurani Bicara, Bandung: remaja Rosda Karya: 2000.

Bogdan, Robert C. and Sari Knoop Biklen, Qualitative Research of Education; An Introduction to Theory and Method, Boston: Allyn Bacon, 1992.

Bruce, Jennings, 'Interpretation And The Practice Of Policy Analysis' dalam Frank Fischer & John Forester (Eds.), Confronting Values In Policy Analysis: The Politics Of Criteria. Newbury Park: Sage, 1987: 128-52; Douglas Torgerson, 'Between Knowledge And Politics: Three Faces Of Policy Analysis', Policy Sciences 19, 1, 1986.

Bungin, Burhan, Metodologi Penelitian Kuantitatif, Jakarta: Prenada Media Group, 2011.

Carley, Michael, Rational Techniques In Policy Analysis. London Heinemann, 1980.

Carol, H. Weiss, 'Research For Policy's Sake: The Enlightenment Od Social Science Research', Policy Analysis 3, 4, 1977: 531-45.

Charles, E. Lindblom, 'The Science of Muddling Through', Public Administration Review 19, 2, 1959.

Dahl, Robert A. & Charles E. Lindblom, Politics, Economics And Welfare: Planning And Politico-Economic Systems Resolved Into Basic Social Processes New York: Harper And Row, 1953.

Darajat, Zakiah, dkk, Ilmu Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 1992.

Davis, Keith, Human Behavior At Work: Organizational Behavior Grolier Incorporated, 1985.

Denzin, Norman K. dan Yvonna S., "Pendahuluan: Memasuki Bidang Penelitian Kualitatif dalam Norman K. Denzin dan Yvonna S. Lincoln, Handbook of Qualitative Research, Penerj. Dariyatno dkk, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2009.

Departemen Pendidikan Nasional, Kamus Besar Bahasa Indonesia, Jakarta: Balai Pustaka, 2002.

Devine, F. Qualitative Analysis, in D. Marsh and G. Stoker (eds) Theories and Methods in Political Science London: Macmillan, 1995.

Dewan Redaksi Ensiklopedi Islam, Jakarta: Ikhtiyar Baru Van Hauve, 1997, Cet. 4.

Dhofier, Zamakhsyari, Tradisi Pesantren: Studi tentang Pandangan Hidup Kiai dan Visinya Mengenai Masa Depan Indonesia, Jakarta: LP3ES, 2011.

Dirdjosanjoto, Pradjarta, Memelihara Umat Kiai Pesantren-Kiai Langgar, Jakarta: LKIS, 1994.

Djamas, Nurhayati, Dinamika Pendidikan di Indonesia Pasca Kemerdekaan, Jakarta: Raja Grafndo, 2009.

Dunn, William N, Pengantar Analisis Kebijakan Publik, Yogyakarrta: Gajah mada Universiti perss, 2005.

Dwiningrum, Siti Irene Astuti, Desentralisasi Dan Partisipasi Masyarakat Dalam Pendidikan, Yokyakarta: kota pelajar, 2009.

Dye, Thomas R, Understanding Public Policy, Singapore: Lougman, 2001.

Ealau dan Pewitt, Kebijakan Publik, Jakarta: Handal Niaga Pustaka, 2007.

Edwards, Ward, 'The Theory Of Decision-Making', Psychological Bulletin 51, 4, 1954: 380-417.

Eksan, Moh, Kiai Kelana (Biografi Kiai Muchid Muzadi), Yogyakarta: LKIS, 2000.

Elste, John r, 'The Possibility of Rational Politics', dalam David Held (Ed.), Political Theory Today. Oxford: Polity, 1991.

Ensiklopedi Islam, Ensiklopedi Islam, Jakarta: Ikhtiyar Baru Van Hauve, 1997.

Eriyanto, Analisis Wacana: Pengantar Analisis Teks Media, Yogyakarta: LkiS, 2001.

Fadjar, Malik, Reorientasi Pendidikan Islam, Jakarta: Fajar Dunia, 1999.

Fahrurrozi, Pesantren Modern dan Masyarakat Madani (Refleksi Atas Pendidikan Pesantren Sistem Mu'allimin) Reflektika, September 2002 Vol. I.

Faridl, Miftah, Peran Sosial Politik Kyai di Indonesia Jurnal Sosioteknologi, Agustus 2007, Edisi xi, 6.

Fayol, Henry, Studies In The Science of Administration, 1985.

Fialy, Greg, Ijtihad Politik Ulama': Sejarah NU 1955-1967. Yogyakarta: LKIS, 2003.

Gortmer, Harold, Mahler Julianne & Nicholson Bell Jeanne, Organization Theory: A Public Perspective, Chicago: Dorsey Press, 1987.

Gullick, Luther, 'Notes On the Theory of Organizations', dalam Luther Gullick & Lyndal Urwick (Eds.), Papers On The Science of Administration. (New York: Institute Of Public Administration, 1937.

Haedari, Amin, Masa Depan Pesantren, Jakarta: IRD Press, 2005.

Hardjasoemantri, Koesnadi, Hukum Tata Lingkungan, Yogyakarta: Gadjah Mada University Press, 1992.

Hari Zamharir, Muhammad, Agama dan Negara Analisis Kritis Pemikiran Politik Nur Kholis Madjid, Jakarta: PT. Raja grafindo, 2004.

Haryatmoko, Etika Politik dan Kekuasaan, Yogyakarta: Bentang Budaya, 2002.

Herbert, A. Simon, 'A Behavioral Model Of Rational Choice', Quarterly Journal Of Economics 69, 1, 1955: 99-118; Herbert A. Simon, Models Of Man, Social And Rational: Mathematical Essays On Rational Human Behavior In A Social Setting. New York: Wiley, 1957.

Hisbullah, Otonomi Pendidikan: Kebijakan Otonomi Daerah dan Implikasinya terhadap penyelanggaraan Pendidikan, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 2010.

Ife, Jim, Community Development: Alternatif Pengembangan Masyarakat di Era Globalisasi, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2008.

Iqbal, Muhammad dan Amin Husein Nasution, Pemikiran Politik Islam, Jakarta: Kencana, 2010.

Ismail, Politik Pendidikan Islam di Daerah (Studi Kebijakan Pemerintah Provinsi Jawa Timur dalam Pengembangan Madrasah Diniyah) Surabaya: Disertasi UIN Sunan Ampel, 2017.

J. Taylor dan Bogdan Steven, Introduction to Qualitative Research Methods: The Search for Meaning, New York: John Wiley dan Son Inc., 1984.

Jailani, Abdul Qadir, Peran Ulama dan Santri dalam Perjuangan Politik Islam di Indonesia, Surabaya: Bina Ilmu, 1994.

Jalal, Fasli, Reformasi Pendidikan Dalam Konteks Otonomi Daerah, Yogyakarta: Adicita Karya Nusa, 2001.

James, E. Anderson, Public Policy Making: An Introduction, Boston: Houghton Mifflin Company, 1998.

Jeanne, Bell Nicholson dan Harold Gortmer, Julianne Mahler. Organization Theory: A Public Perspective. Chicago: Dorsey Press, 1987.

Jennings, Bruce, 'Interpretation And The Practice Of Policy Analysis' dalam Frank Fischer & John Forester (Eds.), Confronting Values In Policy Analysis: The Politics Of Criteria, Newbury Park: Sage, 1987.

Kamal, Tamrin, Purifikasi Ajaran Islam Pada masyarakat Minangkabau, Padang: Angkasa raya, 2006.

Kartodirdjo, Sartono, Pendekatan Ilmu Sosial dalam Metodologi Sejarah, Jakarta: Gramedia, 1994.

Keban, T Yeremias. Enam Dimensi Strategis Administrasi Publik, Yogyakarta: Gama Media, 2008.

Keller, Suzanne, Penguasa dan Kelompok Elite, Peranan Elite Penentu dalam Masyarakat Modern, Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada, 1995.

Khoirudin, Politik Kiai; Polemik Keterlibatan Kiai dalam Politik Praktis, Malang: Averroes Press, 2005.

Kosim, Mohammad, Pondok Pesantren di Pamekasan Pertumbuhan dan Perkembangan, Pamekasan: STAIN Pamekasan, 2002.

Landman, Todd, Issues and Methods in Comparative Politics: An Introduction, London: Routledge, 2003.

Langgulung, Hasan, Tujuan Pendidikan dalam Islam: Kajian Tentang Berbagai Masalah. Kontemporer, Jakarta: Hikmah Syahid Indah, 1988.

Lindblom, Charles E., 'The Science of Muddling Through', Public Administration Review 19, 2, 1959: 79-88; Lindblom, Charles E. 'Policy Analysis', American Economic Review 48, 3, 1958: 298-312.

Madjid, Nurcholis, Pintu-Pintu Menuju Tuhan, Jakarta: Paramadina, 2002.

Mahfud, Choirul, Politik Pendidikan Islam di Indonesia, Studi Analisis Kebijakan Pendidikan Islam Pasca Orde Baru, Surabaya: Disertasi UIN Sunan Ampel, 2013.

Mahfud, Sahal, Nuansa Fiqih Sosial, Yogyakarta: LKIS, 1994.

Majid, Nurkholis, Bilik-Bilik Pesantren Sebuah Potret Perjalanan, Jakarta: Paramadina, 1997.

Maksum, Madrasah: Sejarah dan Perkembangannya, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.

Maksum, Pra Pembelajaran di Pesantren Direktorat Jendral Kelembagaan Islam: t.p., 2003.

Mardiyah, Kepemimpinan Kiai dalam Memelihara Budaya Organisasi, Yogyakarta: Aditya Media Publishing, 2013.

Marimba, Ahmad D, Pengantar Filsafat Pendidikan Islam, Bandung: Al-Maarif, 1989.

Marzali, Amri, Antropologi dan Kebijakan Publik, Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2012.

Mas'ud, Abdurrahman, Intlektual Pesantren, Perhelatan Agama dan Tradisi, Yogyakarta: LKIS, 2004.

Maschan, Ali, Nasiolalisme Kiai, Konstuksisoial Berbasis Agama, Yokyakarta: liks, 2007.

Mashud, M. Sulton, dkk, Menejemen Pondok Pesantren, Jakarta: Diva Pustaka, 2003.

Mastudi, Dkk, Perguruan Tinggi Agama Islam di Indonesia: Sejarah Pertumbuhan dan Perkembangan, Jakarta: Dirjen Kelembagaan Agama Islam Depag RI, 2003.

Mastuhu, Dinamika Sistem Pendidikan Pesantren: Suatu Kajian tentang Unsur dan Nilai Sistem Pendidikan Pesantren, Jakarta: INIS, 1994.

Mikkelsen, Britha, Metode Penelitian Partisipatoris dan Upaya-Upaya Pemberdayaan Penerjemah: Matheos Nalle. Jakarta: Yayasan Obor Indonesia, 1999.

Moleong, Lexi J, Metodologi Penelitian Kualitatif, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 2014.

Muchlis Solichin, Mohammad, "Kepemimpinan Kiai dalam Mobilisasi Kekuasaan Politik Umat (Studi Kasus Peran Kepemimpinan Kiai dalam Mobilisasi Kekuatan Umat Islam di Kabupaten Pa mekasan pada Masa Reformasi)" Tesis--IAIN Sunan Ampel, Surabaya, 2001.

Muhaimin, Wacana Pengembangan Pendidikan Islam, Yogyakarta: Pustaka Pelajar dan PSAPM, 2004.

Muhajir, Noeng, Metodelogi Penelitian Kualitatif, Yogyakarta: Rake Sarasin, 1996.

Mukhlishi, Pesantren dan Politik Pendidikan: Relasi Elite Pesantren dengan Pemangku Kebijakan Pendidikan di Sumenep, Surabaya: Pascasarjana Universitas Islam Negeri Sunan Ampel, 2016.

Munir, Ahmad, Tafsir Tarbawi: Mengungkap Pesan al-Qur'an Tentang Pendidikan, Yogyakarta: Teras, 2008.

Nahlawi, Abdurrahman, Pendidikan Islam Di Rumah Sekolah dan Masyarakat, Jakarta: Gema Insani, 1995.

Nasir, Ridlwan, Mencari Tipologi Format Pendidikan Ideal, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2005.

Nasution S, Sosiologi Pendidikan, Jakarta: Bumi Aksara, 2010.

Nasution, Harun, Pembaruan Dalam Islam Sejarah Pemikiran dan Gerakan, Jakarta: Bulan Bintang, 2003.

Nazir, Mohammad, Metode Penelitian, Jakarta: Erlangga, 1999.

Nizar, Samsul, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: Kencana, 2007.

O. Jones, Clarles, Pengantar Kebijakan Publik, Jakarta: Rajawali Press, 1991.

Patoni, Achmad, Peran Kiai Pesantren dalam Partai Politik, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2007.

Patria, Nezar dan Arief Andi, Antonio Gramsci Negara & Hegemoni, Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 1999.

Pewitt dan Ealau, Kebijakan Publik, Jakarta: Handal Niaga Pustaka, 2007.

Poerwadarminta, Kamus Umum Bahasa Indonesia, Jakarta: Depdiknas 1984 998.

Purwoko, Bambang, "Perilaku Politik Elit Agama dalam Dinamika Politik Lokal", dalam Focus Groups Discussion, "Perilaku Elit Politik dan Elit Agama dalam Pilkada di Kabupaten Kulonprogo", diselenggarakan oleh LABDA Shalahuddin, JPPR, dan The Asia Foundation, Yogyakarta, 3 Agustus 2006.

Qomar, Muzammil, NU 'Liberal': Dari Tradisionalisme Ahlussunnah ke Universalisme Islam, Bandung: Mizan, 2002.

Rahardjo, M. Dawam, Intelektual, Intelegensia dan Perilaku Politik Bangsa: Risalah Cendikiawan Muslim, Bandung: Mizan, 1993.

Raharjo, Mudjia, Pemikiran Kebijakan Pendidikan Kontemporer, Malang: UIN Maliki Press, 2010.

Ramayulis & Samsul Nizar, Filsafat Pendidikan: Telaah Sistem Pendidikan dan Pemikiran Para Tokohnya, Jakarta: Kalam Mulia, 2010.

Resolusi Jihad Nahdlatul Ulama (NU) 22 Oktober 1945 Jawa Pos: Minggu, 23 Oktober 2016.

Robert A. Dahl & Charles E. Lindblom, Politics, Economics And Welfare: Planning And Politico-Economic Systems Resolved Into Basic Social Processes. New York: Harper And Row, 1953; Charles E. Lindblom, Bargaining. Los Angeles: Rand Corporation, 1955.

Ross Murray G, and B.W. Lappin, Community Organization: Theory, Principles And Practice. Second Edition NewYork: Harper & Row Publishers, 1967.

Saerozi, Muh, Politik Pendidikan Agama Dalam Era Pluralisme Telaah Historis atas Kebijaksanaan Pendidikan Agama Konfesional di Indonesia, Yogyakarta: Pascasarjana IAIN Sunan Kalijogo, 2003.

Seyyed, Hossein Nasr dalam Deden Makbuloh, "Globalisasi dan Dinamika Masyarakat Muslim" Komunitas Jurnal Pengembangan Masyarakat Islam, Desember 2008,, Vol. 26, No. 2.

Shihab, M. Quraish, Tafsir al-Misbah, Pesan, Kesan, dan Keserasian al-Qur'an Jakarta: Lentera Hati, 2002. Vol. 10.

Shiddiqie, Hasbi, Al Islam II, Jakarta: Bulan Bintang, 1977.

Sihab, Alwi, Islam Sufistik "Islam Pertama" dan Pengaruhnya hingga Kini di Indonesia. Bandung: Mizan, 2001.

Sirozi, M, Politik Pendidikan: Dinamika Antara Hubungan Kepentingan Kekuasaan dan Praktik Penyelenggaraan Pendidikan, Jakarta: Rajawali Pers, 2010.

Sirozi, Muhammad, Politik Kebijakan Pendidikan di Indonesia: Peran tokoh-tokoh Islam dalam penyusunan UU No. 2/1989, Jakarta: -, 2004.

Soelaiman, Holil, Partisipasi Sosial Dalam Usaha Kesejahteraan Sosial, Bandung: Badan penelitian dan pengembangan, 1980.

Solichin, Muchlis Mohammad, "Kepemimpinan Kiai dalam Mobilisasi Kekuasaan Politik Umat "Studi Kasus Peran Kepemimpinan Kiai dalam Mobilisasi Kekuatan Umat Islam di Kabupaten Pamekasan pada Masa Reformasi", Surabaya: Tesis IAIN Sunan Ampel, 2000.

Staniland, Martin, "What is Political Economy?: A Study of Social Theory and Underdevelopment", dalam Deliarnov, Ekonomi Politik, Jakarta: Erlangga, 2003.

Stenbrink, Karel A., Pesantren, Madrasah, Sekolah Pendidikan Islam dalam Kurun Modern, Jakarta: LP3ES, 1986.

Steven Bogdan, dan J. Taylor, Introduction to Qualitative Research Methods: The Search for Meaning, New York: John Wiley dan son Inc, 1984.

Strauss Anselm & Juliet Corbin, Basic of qualitative Research, Grounded Theory Procedures and Techniques, terj. M. Shodiq Yogyakarta: Pustaka Pelajar, 2003.

Sugiyono, Metode Penelitian Pendidikan Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D, Bandung: Alfabeta, Cet. VII, 2009.

Suharso, Puguh, Metode Penelitian Kuantitatif Untuk Bisnis, Jakarta: PT Indeks, 2009.

Suharto, Toto, Rekonstruksi dan Modernisasi: Menuju Revitalisasi Lembaga Pendidikan Islam, Yogyakarta: Global Pustaka Utama, 2005.

Suharto, Edi, Membangun Masyarakat Memberdayakan Rakyat, Bandung: Refika Aditama, 2008.

Sumampouw, Monique, Perencanaan Darat-Laut yang Terintegrasi dengan Menggunakan Informasi Spasial yang Partisipatif. Jacub Rais, et al. Menata Ruang Laut Terpadu, Jakarta: Pradnya Paramita, 2004.

Sumaryadi, I Nyoman, Sosiologi Pemerintahan dari Perspektif Pelayanan, Pemberdayaan, Interaksi, dan Sistem Kepemimpinan Pemerintahan Indonesia, Bogor: Ghalia Indonesia, 2010.

Sunggono, Bambang, Partai Politik, Dalam Kerangka Pembangunan Politik Di Indonesia, Surabaya: PT Bina Ilmu, 1992.

Suprayogo, Imam, Kiai dan Politik: Membaca Citra Politik Kiai, Malang: UIN-Malang Press, 2007.

Suprayogo, Imam, Reformalisasi Visi Pendidikan Islam, Malang: STAIN Press, 1999.

Surbakti, Ramlan, Memahami Ilmu Politik, Jakarta: Gramedia, 1999.

Suryadi, Ace Analisis Kebijakan Pendidikan suatu Pengantar, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 1994.

Syah, Muhibbin, Psikologi Pendidikan Dengan Pendekatan Baru, Bandung: PT. Remaja Rosdakarya, 1997.

Tafsir, Ahmad, Ilmu Pendidikan dalam Persepektif Islam, Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2000.

Tajab, Zaini (et.al.), Dasar-Dasar Kependidikan Islam: Suatu Pengantar Ilmu Pendidikan Islam, Surabaya: Karya Aditama, 1996.

Thoha, Miftah, Ilmu Administrasi Publik, Jakarta: Kencana Prenada Group, 2010.

Thoha, Mohammad, Politik Pendidikan Islam Potret Sejarah Periode Klasik Sampai Abad Pertengahan, Pamekasan: Jurnal Tarbiyah Tadris, 2013.

Thomas, R. Dye, Understanding Public Policy, Singapore: Lougman, 2001.

Tilaar, H.A.R, Kekuasaan dan Pendidikan: Manajemen Pendidikan Nasional dalam Pusaran Kekuasaan, Jakarta: Rineka Cipta, 2009.

Tim penulis IAIN Syarif Hidayatullah, Ensiklopedi Islam Indonesia, Jakarta: Djambatan, 1992.

Titmuss, Social Policy, Jakarta: Handal Niaga Pustaka, 1974.

Todd, Landman, Issues and Methods in Comparative Politics: An Introduction, London: Routledge, 2003.

Torgerson, Douglas, 'Between Knowledge And Politics: Three Faces Of Policy Analysis', Policy Sciences 19, 1, 1986.

Turmudi, Endang, Perselingkuhan Kiai dan Kekuasaan, Yogyakarta: LKIS, 2003.

UU. No. 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Pasal 1.

Van Bruinessen, Martin, Kitab Kuning Pesantren dan Tarekat, Jakarta: Mizan, 1995.

Van Bruinessen, Martin, Rakyat kecil, Islam dan Politik, Yogyakarta: Yayasan Bentangbudaya, 1999.

Vide H, Muzayyin Arifin, Filsafat Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 2009.

W Littlejohn, Stephen, Theories of Human Communication, Belmont, California: Wadsworth Publishing Company, 1992.

Wahab, Rohidin, Sejarah Pendidikan Islam di Indonesia, Bandung: Alfabeta, 2004.

Wahab, Solichin Abdul, analisis kebijakan, Jakarta: Bumi Aksara, 1997.

Wahid, Abdul & Vide Bashori Muchsin, Moh. Sulthon, Pendidikan Islam Humanistik, Bandung: Refika Aditama, 2010.

Wahid, Abdurrahman dalam Pradjarta Dirdjosanjoto, Memelihara Umat: Kiai Pesantren-Kiai Langgar di Jawa. Jakarta: LKIS, 1994.

Wibawa, Samudra, Kebijakan Publik, Proses dan Analisis, Intermedia, Jakarta: Kencana, 1994.

Wijaya, Willie, Kamus Lengkap Inggris-Indonesia, Semarang: Bintang Jaya, 2004.

Winarno, Budi, Kebijakan Publik, Teori, dan Proses, Yogyakarta: Medpress, 2007.

Yasmadi, Islamisasi Pesantren. Kritik Nur Kholis Madjid terhadap Pendidikan Islam Tradisional, Ciputat: Quantum Teaching. 2005.

Yatim, Badri, Soekarno, Islam dan Nasionalisme, Jakarta: Logos Wacana Ilmu, 1999.

Ziemek, Manfred, Pesantren dalam Perubahan Sosial, terj. Burche B. Soendjojo, Jakarta: P3M, 1986.

Zuhairini, dkk, Sejarah Pendidikan Islam, Jakarta: Bumi Aksara, 2008.

Rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) kabupaten Bangkalan tahun 2005-2025.

Rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD kabupaten Bangkalan tahun 2013-2018.

Bangkalan dalam angka data statistik daerah kabupaten Bangkalan 2015.

Kebijakan umum perubahan anggaran pendapatan dan belanja daerah pemerintah kabupaten Bangkalan tahun angaran 2015.

Prioritas dan plapon angaran sementara perubhan angaran pendapatan dan belanja daerah kabupaten Bangkalan tahun anggaran 2015.

Peratuaran Daerah Kabupaten Bangkalan (PERDA).

Peraturan Bupati Kabupaten Bangkalan (PERBUB).

Musyawarah Pembangunan (MUSREMBANG) 2015.

Dinas Pendidikan (DISPEN) Kabupaten Bangkalan.

Kementian Agama (KEMENAG) Kabupaten Bangkalan.

Published

30 April 2026

Categories

Details about the available publication format: Preview PDF

Preview PDF

ISBN-13 (15)

978-634-05-0292-3

Physical Dimensions

14,8cm x 21cm

How to Cite

Ismail, M. I. (2026). Kiai, Pesantren, dan Kuasa Pendidikan: Menguak Peran Kiai Dalam Kebijakan Pendidikan. Book Cita Cendekia. https://book.citacendekia.com/bcc/catalog/book/19