A scientific publishing institution dedicated to disseminating knowledge through the management of reputable and ethical academic publications.
Buku “NU Untuk Siapa? (Sebuah Muhasabah untuk Muktamar NU ke-35)” merupakan refleksi kritis yang mengajak Nahdlatul Ulama (NU) untuk meninjau kembali arah perjuangan dan perannya di tengah perubahan zaman. Berangkat dari pertanyaan mendasar “NU untuk siapa?”, penulis menggugah kesadaran bahwa NU sebagai organisasi besar tidak hanya memiliki tanggung jawab internal, tetapi juga amanah sosial, keagamaan, dan kebangsaan. Pendahuluan buku ini menekankan pentingnya muhasabah kolektif agar NU tetap relevan dan benar-benar hadir untuk kepentingan umat secara luas.
Buku ini kemudian menguraikan berbagai tantangan yang dihadapi NU, meliputi aspek keagamaan, ekonomi, hukum, politik, ilmu pengetahuan, hingga degradasi lingkungan. Tantangan-tantangan tersebut menunjukkan bahwa NU berada dalam pusaran persoalan kompleks yang menuntut respons adaptif dan solutif. Di sisi lain, penulis juga mengungkap problem internal organisasi, seperti kualitas sumber daya manusia yang belum optimal, pengelolaan sumber daya dana yang belum maksimal, serta sistem organisasi yang masih perlu pembenahan agar lebih profesional dan efektif.
Meski demikian, NU memiliki kekuatan besar yang menjadi modal strategis, yakni keberadaan kiai dan pesantren sebagai pusat moral dan keilmuan, potensi dana yang besar, serta jumlah anggota yang sangat banyak. Kekuatan ini memberikan peluang besar bagi NU untuk menjadi agen perubahan sosial yang berpengaruh, asalkan mampu dikelola secara tepat dan berkelanjutan. Penulis melihat bahwa potensi tersebut sering kali belum dimanfaatkan secara optimal karena lemahnya sinergi dan manajemen organisasi.
Sebagai jalan keluar, buku ini menawarkan langkah-langkah strategis, antara lain peningkatan kualitas sumber daya manusia, penguatan kemandirian ekonomi melalui pengelolaan dana, serta pembenahan organisasi agar lebih modern, transparan, dan akuntabel. Pada bagian akhir, penulis menegaskan pentingnya NU kembali pada khittah perjuangannya sebagai pelayan umat yang inklusif dan berorientasi pada kemaslahatan bersama, sehingga NU benar-benar menjadi organisasi yang hadir untuk umat, bangsa, dan kemanusiaan.
Buku ini membahas fenomena bullying sebagai salah satu persoalan serius dalam dunia pendidikan modern. Perilaku perundungan dipahami bukan hanya sebagai tindakan agresif yang dilakukan secara fisik, verbal, sosial, maupun melalui media digital, tetapi juga sebagai bentuk penyimpangan moral yang berdampak pada kondisi emosional, sosial, dan spiritual peserta didik. Berangkat dari berbagai temuan empiris dan kajian teoretis, buku ini menguraikan secara mendalam faktor penyebab, bentuk-bentuk, serta konsekuensi jangka panjang dari bullying dalam konteks perkembangan remaja.
Pembahasan dalam buku ini diperkuat dengan landasan psikologis, seperti teori pembelajaran sosial, operant conditioning, dan identitas sosial, yang membantu menjelaskan bagaimana perilaku bullying terbentuk dan bertahan dalam lingkungan sekolah. Analisis tersebut kemudian diperkaya dengan perspektif konseling Islam yang menekankan nilai-nilai akhlak, penghargaan terhadap martabat manusia, dan pentingnya penyucian jiwa sebagai upaya membangun karakter peserta didik.
Buku ini juga menawarkan pendekatan konseling Islam sebagai strategi penanganan yang tidak hanya berfokus pada pemulihan psikologis korban, tetapi juga membimbing pelaku agar mampu memperbaiki perilakunya melalui penguatan spiritual. Metode yang digunakan meliputi asesmen kasus, konseling individu dan kelompok, muhasabah, dakwah fardiyah, bimbingan rohani, serta terapi shalat sebagai sarana menenangkan hati dan membangun ketahanan diri. Seluruh pendekatan ini dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman, selaras, dan berlandaskan nilai-nilai Islam.
Selain strategi penanganan, buku ini turut menekankan pentingnya peran guru BK, orang tua, teman sebaya, serta budaya sekolah dalam upaya pencegahan bullying. Rekomendasi implementatif disajikan pada bagian akhir sebagai panduan bagi lembaga pendidikan untuk membangun ekosistem sekolah yang lebih humanis, inklusif, dan menghormati martabat setiap peserta didik. Secara keseluruhan, buku ini hadir sebagai rujukan bagi pendidik, konselor, mahasiswa, orang tua, serta pihak yang berkecimpung dalam dunia pendidikan yang membutuhkan pendekatan komprehensif dan aplikatif dalam pencegahan serta penanganan bullying melalui nilai-nilai konseling Islam.
Director
Our Values
Scholarly
Upholding knowledge and common sense
Inclusive
Open to all segments of society
Trustworthy
Maintaining trust in every service
high-quality
Providing outstanding and professional products and services
CV Cita Cendekia
A scientific publishing institution dedicated to disseminating knowledge through the management of reputable and ethical academic publications.
Copyright © 2026 Book Cita Cendekia. All rights reserved.
Content is professionally managed by the Editorial Team. The User Interface (UI/UX) is customized and enhanced by Cita Cendekia, assisted by Gemini (Google LLC).
The platform is powered by Open Monograph Press - Public Knowledge Project (OMP PKP).