Dinamika Relasi Agama dan Budaya dalam Perspektif Multidisipliner
The Dynamics of the Relationship Between Religion and Culture in a Multidisciplinary Perspective

Authors

Feryani Umi Rosidah
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml
Siti Uswatun Khasanah
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml
Alauddin Alauddin
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml
Siti Mar'atus Sholichah
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml
Dimas Anugrah
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml
Siska Dwi Safitri
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml
Alief Rifqy Firdausy
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml
Dwi Ayu Zafira Amatilla
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml
Muhammad Ferdinand Mahrus
Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya image/svg+xml

Synopsis

Buku ini menghadirkan eksplorasi komprehensif tentang bagaimana agama dan budaya saling berinteraksi, bernegosiasi, dan bertransformasi dalam masyarakat Indonesia kontemporer. Dengan pendekatan multidisipliner, para penulis mengurai berbagai praktik sosial-keagamaan yang hidup di tengah masyarakat, mulai dari tradisi Jawa, ritual lokal Nusantara, hingga ekspresi budaya yang lahir dari perjumpaan panjang antara nilai spiritual dan kearifan lokal. Buku ini menegaskan bahwa hubungan dinamis antara agama dan budaya berperan penting dalam membentuk harmoni sosial, meski tidak terlepas dari tantangan eksklusivisme dan polarisasi di era digital.

Berbagai tradisi seperti slametan di masyarakat Jawa, undhu-undhu di Mojowarno, dan ritual mbeleh golekan di Kediri menggambarkan perpaduan harmonis antara nilai religius dan budaya lokal. Begitu pula dalam komunitas Suku Samin, nilai kesederhanaan dan gotong royong tetap lestari meskipun modernisasi terus berlangsung. Buku ini juga membahas tari Saman sebagai bentuk ekspresi spiritual dan budaya yang memperkuat identitas kolektif, serta menyoroti bagaimana setiap praktik tradisional menjadi ruang bagi toleransi, kolaborasi, dan pelestarian identitas.

Ritual tiwah di Kalimantan Tengah dan nyadar di Madura memperlihatkan bagaimana masyarakat lokal memadukan nilai keagamaan dan kepercayaan tradisional dalam menjaga harmoni sosial. Sementara tradisi sungkeman di Surabaya menegaskan pentingnya penghormatan antargenerasi sebagai bagian dari identitas budaya Jawa yang terus hidup di tengah modernitas. Secara keseluruhan, buku ini memperlihatkan bahwa keberagaman Indonesia dibangun melalui dialog panjang antara nilai religius dan budaya lokal—menjadikan perbedaan bukan sebagai pemisah, melainkan sebagai kekuatan yang mempersatukan.

 

Keywords:

Book Information

Published
29 January 2026
Coverage
Surabaya, Indonesia
ISBN-13 (15)
978-634-04-7683-5
Physical Dimensions
14,8cm x 21cm