A scientific publishing institution dedicated to disseminating knowledge through the management of reputable and ethical academic publications.
Masa usia 20–30 tahun sering kali menjadi fase penuh gejolak dan pertanyaan mendalam tentang arah hidup, karier, dan makna kebahagiaan. Fenomena ini dikenal sebagai quarter life crisis, ketika individu merasa terjebak dalam kebingungan eksistensial, tekanan sosial, dan kegelisahan spiritual. Buku ini hadir untuk menjawab keresahan tersebut melalui pendekatan bimbingan dan konseling Qur’ani — pendekatan yang menuntun manusia kembali kepada keseimbangan antara akal, hati, dan iman.
Dengan memadukan teori psikologi modern dan nilai-nilai Qur’ani, buku ini menawarkan panduan reflektif dan praktis untuk memahami akar krisis diri, mengelola stres dan kegagalan, serta menumbuhkan kesadaran spiritual. Setiap bab disusun dengan bahasa yang komunikatif, disertai kisah inspiratif dan contoh penerapan nyata, agar pembaca dapat menemukan cara konkret mengatasi kecemasan dan menemukan kembali jati diri dalam cahaya petunjuk Ilahi.
Lebih dari sekadar buku motivasi, karya ini merupakan peta perjalanan batin untuk menuntun generasi muda menghadapi tantangan hidup dengan ketenangan dan keikhlasan. Melalui bimbingan Al-Qur’an, setiap krisis dipahami bukan sebagai akhir, tetapi sebagai awal dari kesadaran baru — sebuah jalan menuju kedewasaan iman, keteguhan hati, dan ketenteraman jiwa.
Buku ini menghadirkan perpaduan antara psikologi modern dan sufisme klasik untuk memahami empat krisis utama yang kerap dialami generasi Z: krisis identitas, makna, relasi, dan spiritual.
Melalui pendekatan psikosufistik, pembaca diajak menelusuri perjalanan batin guna menemukan keseimbangan antara logika dan rasa, dunia digital dan kedalaman diri. Dengan menggabungkan konsep psikologi eksistensial dan nilai-nilai sufistik dari Al-Ghazali hingga Rumi, buku ini menjadi panduan reflektif untuk menyembuhkan luka batin, menumbuhkan kesadaran spiritual, serta menemukan makna hidup di tengah kekosongan modern. Sebuah bacaan untuk generasi yang gelisah yang ingin pulang pada diri sejati.
“Tugasmu bukan mencari cinta, tapi menemukan penghalang di dalam dirimu yang menutupi cinta itu sendiri”.
– Rumi
“Barang sipa mengenal dirinya, ia akan mengenal tuhan-Nya”
– Al-Ghazali
“Obatmu ada dalam dirimu, namun kau tak menyadarinya. Penyakitmupun berasal dari dirimu, namun kau tak memahaminya
– Ali bin Abi Thalib
Director
Our Values
Scholarly
Upholding knowledge and common sense
Inclusive
Open to all segments of society
Trustworthy
Maintaining trust in every service
high-quality
Providing outstanding and professional products and services
CV Cita Cendekia
A scientific publishing institution dedicated to disseminating knowledge through the management of reputable and ethical academic publications.
Copyright © 2026 Book Cita Cendekia. All rights reserved.
Content is professionally managed by the Editorial Team. The User Interface (UI/UX) is customized and enhanced by Cita Cendekia, assisted by Gemini (Google LLC).
The platform is powered by Open Monograph Press - Public Knowledge Project (OMP PKP).